cara menghitung dana darurat

Cara Menghitung Dana Darurat: Lengkap dengan Tipsnya!

Cara Menghitung Dana Darurat – Apakah kamu sudah menyiapkan dana darurat? Sebelum kita membahas lebih jauh, apa sih dana darurat itu? Dana darurat adalah uang yang harus disimpan agar dapat digunakan dalam situasi yang tidak terduga. Dana ini tidak boleh digunakan untuk memenuhi pengeluaran sehari-hari dan kebutuhan dasar, hanya boleh digunakan ketika kita benar-benar membutuhkannya.

Memiliki dana darurat harus menjadi prioritas bagi setiap orang. Biasakan menyisihkan uang untuk sektor dana darurat ke dalam rencana keuangan bulananmu. Dengan adanya dana darurat, kamu bisa tenang karena memiliki rencana dan uang cadangan. Selain itu, kamu juga terhindar dari utang atau pinjaman darurat jika suatu waktu terjadi hal darurat yang tidak diinginkan.

Lalu, apa contoh penggunaan dana darurat yang dibolehkan? Dana darurat boleh digunakan untuk biaya tidak terduga dan darurat, misalnya saja ada biaya medis tidak terduga, perbaikan rumah atau kendaraan, dan ketika kehilangan pekerjaan.  Ini dia cara menghitung dana darurat yang perlu kamu tahu.

Cara Menghitung Dana Darurat

cara menghitung dana darurat

Idealnya, berapa sih dana darurat yang harus disimpan agar keuangan kita aman? Sebenarnya, sulit untuk menentukan jumlah idealnya karena setiap orang memiliki pendapatan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Satu hal yang pasti, semakin besar dana darurat yang dimiliki, maka semakin kecil pula faktor risikonya.

Beberapa sumber mengatakan bahwa idealnya kamu memiliki dana darurat sebesar 3-6x pendapatanmu per-bulan. Misalnya kamu memilii pendapatan sebesar Rp5.000.000 per-bulan, maka sebaiknya kamu memiliki dana darurat sebesar Rp15.000.000 hingga Rp30.000.000.

Silakan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk memudahkanmu dalam menentukan besar dana darurat yang diperlukan.

1. Buat Rencana Pengeluaran Bulanan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan, yaitu buat rencana pengeluaran bulanan di setiap bulannya. Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui besar pendapatan dan pengeluaranmu. Setelah kamu mengetahui berapa biaya pokok yang harus kamu keluarkan, kamu bisa menyisihkan sisa uangnya untuk dialokasikan ke dana darurat.

2. Tetapkan Nominal untuk Dana Darurat

Keuangan

Setelah kamu mengetahui berapa sisa uang yang bisa kamu alokasikan untuk dana darurat, tetapkan nominal tersebut dan pastikan untuk selalu menyisihkannya di setiap bulan yang mendatang. Apabila kamu memiliki pendapatan lebih, akan semakin baik pula jika bisa dialokasikan sebagian ke sektor dana darurat. Pastikan kamu memisahkan dana darurat secara otomatis ya agar tidak lupa!

3. Dahulukan Dana Darurat Sebelum Investasi Jangka Panjang

Terkadang orang-orang bingung apakah harus melakukan investasi jangka panjang dahulu atau membuat dana darurat dahulu. Jawabannya adalah utamakan dana darurat. Alasannya karena kita tidak mengetahui kapan terjadi situasi darurat, bisa saja situasi tersebut terjadi dalam waktu dekat. Apabila pada saat itu kita masih belum memiliki dana darurat, maka situasi finansial kita akan mengalami kesulitan.

4. Simpan Dana Darurat dalam Bentuk Apa?

Setelah menentukan nominal dana darurat yang perlu disisihkan, muncul pertanyaan baru, sebaiknya simpan dana darurat dalam bentuk apa ya? Ada beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan terkait hal tersebut. Kamu bisa menyimpannya di liquid fund, rekening bank tabungan, deposit jangka pendek, atau uang tunai.

Setiap cara ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apabila kamu ingin mendapatkan keuntungan dari bunga, kamu bisa memilih menyimpan dana darurat di deposit jangka pendek dan liquid fund. Akan tetapi, kalau kamu ingin praktis, bisa pilih rekening bank tabungan atau uang tunai.

5. Jangan Pernah Gunakan Dana Darurat untuk Hal Lain

Terakhir dan tak kalah penting, jangan pernah gunakan dana darurat untuk hal lain. Ada banyak orang yang melakukan kesalahan ini, mereka terkadang menggunakan dana darurat untuk keperluan penting yang sebenarnya masih bisa ditangani menggunakan pengeluaran rutin mereka. Cermatlah dalam menggunakan dana darurat, pastikan dana ini hanya digunakan untuk situasi yang benar-benar penting.

Baca Juga: Merespon Rasa Ingin Tahu Anak: Bagaimana Caranya?


Itulah cara menghitung dana darurat, cara menentukan besar dana darurat, dan hal-hal penting yang harus kamu ketahui tentang dana darurat. Semoga artikel ini membantumu dalam mempersiapkan dana darurat seawal mungkin.

Ayo Download Aplikasi Whiz dan Rasakan Langsung Kemudahan Finansial Kamu